DAHT
Ketika
kita membaca berbagai kisah para pendekar thifan dan syufu yang menguasai ilmu DAHT
tersebar dengan bebas di internet, maka kita akan mendapati kalau di antara
pendekar-pendekar tersebut banyak yang memiliki kemampuan luar biasa,
diantaranya kemampuan menyalurkan tenaga dingin hingga yang terpegang akan
menjerit-jerit
kesakitan, tamparan yang mampu membuat kepala orang terbalik, kemampuan membuat gosong kayu dan orang dengan hanya sentuhan tangan, menghancurkan batu hanya dengan cengkeraman tangan, bahkan dengan dialog saya sendiri dengan para praktisi beladiri dan teman-teman selanah saya, saya mendapati kalau Alm. Ust. Merzedek saat beliau berjurus, tangannya benar-benar menyala seperti lampu dan keringatnya berubah menjadi es belum lagi dikatakan kalau beliau mampu merayap di tembok datar layaknya cicak merayap. Terlepas dari kebenaran kisah-kisah tersebut, maka di kesempatan kali ini, maka saya sebagai pengelola blog dengan senang hati akan membahas tentang DAHT.
kesakitan, tamparan yang mampu membuat kepala orang terbalik, kemampuan membuat gosong kayu dan orang dengan hanya sentuhan tangan, menghancurkan batu hanya dengan cengkeraman tangan, bahkan dengan dialog saya sendiri dengan para praktisi beladiri dan teman-teman selanah saya, saya mendapati kalau Alm. Ust. Merzedek saat beliau berjurus, tangannya benar-benar menyala seperti lampu dan keringatnya berubah menjadi es belum lagi dikatakan kalau beliau mampu merayap di tembok datar layaknya cicak merayap. Terlepas dari kebenaran kisah-kisah tersebut, maka di kesempatan kali ini, maka saya sebagai pengelola blog dengan senang hati akan membahas tentang DAHT.
Apa
itu DAHT?
Menurut jurnalpemudabandung.blogspot.com, DAHT adalah tenaga tersembunyi yang
terdapat dalam diri hewan dan manusia. Ada yang tersimpan seolah tertidur,
namun adakalanya DAHT tersebut bangkit disebabkan suatu ihwal tertentu. Hewan-hewan
buas pemakan daging seperti harimau, beruang, musang, cerpelai, anjing laut dan
berbagai hewan laut memiliki DAHT yang telah bangkit dalam
dirinya akibat kemampuannya untuk bertahan di alam liar.
DAHT sendiri
bukan tenaga gaib (naht, timbul karena bantuan setan dari golongan jin), namun
sudah ada pada binatang dan manusia tanpa menyalahi kodrat kedua jenis makhluk
tersebut. DAHT sendiri tersimpan dalam ulught yaitu serabut syaraf otot
yang terletak di bawah saraf perasa pada kulit. Maka dengan ini, wajar kalau DAHT
disebut sebagai tenaga dalam.
Di dalam
diri orang yang kurang berlatih, DAHT bisa bangkit sewaktu-waktu
apabila orang tersebut berada dalam keadaan takut, marah atau dikarenakan suatu
gerakan yang diiringi pernafasan tertentu yang keluar tanpa sengaja. Sedangkan dalam
kasus orang yang sering berlatih, maka zat bisa dimunculkan dengan latihan
tekun dan rutin di terik sinar matahari dan dinihari. Selain itu, DAHT
juga muncul karena nutrisi yang baik dalam tubuh sehingga makanan juga
berpengaruh dalam bangkitnya DAHT dalam tubuh, terutama di dalam
berbagai biji-bijian dan sayuran berona hijau.
Menurut
apa yang saya tangkap dari blog tersebut, DAHT akan menjadi kuat dan menyala
apabila dengan berlatih teratur, banyak makan sayuran yang banyak mengandung
zat fika, kapur, tira dan mengandung zat besi. Selain itu, tira bisa dialap
(diperoleh) dengan berjurus di kala terik (untuk racun/pertarungan) dan pagi
hari untuk pengobatan. Selain itu, DAHT akan menyala apabila berjurus
secara tertib dan teratur, karena adakalanya justru malah rusak akibat
pertentangan gerakan.
Salah
satu latihan yang menguatkan DAHT adalah lari di saat siang hari
di saat panas-panasnya. Selain itu, DAHT akan rusak apabila kita
berlatih 2 bentuk latihan beladiri atau pernafasan yang tidak serumpun, karena
akan menyebabkan perbenturan energi. Karena itu di dalam thifan po khan, terdapat
aturan tertulis yang menyatakan bahwa saat belajar thifan, maka kita tidak
boleh belajar beladiri lain karena akibatnya akan fatal.
Tanda-tanda
orang yang mempunyai DAHT adalah apabila kita memasuki
medan DAHT orang tersebut saat orang tersebut terduduk
(mengendap-endap), maka orang tersebut akan merasakan hal tersebut dengan masuknya
syaraf firasat pada bulu kuduk yang pada akhirnya diterima oleh ulught yang
dengan cepat menerima segala rangsangan. Hasathpun (refleks) dilatih dengan
melatih syaraf kuduk tersebut.
Diceritakan
bahwa beberapa orang arab badui mampu menjatuhkan orang yang sedang marah hanya
dengan tatanpan matanya, hal ini wajar mengingat tanpa sadar orang-orang badui
melatih DAHT pada matanya dengan melihat ufuk di padang pasir yang
luas. Ketika kita melatih DAHT ini dengan benar, maka tidak
hanya kekuatan memukul, namun juga kemampuan meloncat, tenaga, akan meningkat
secara drastis. Bahkan menurut-beberapa kisah, terdapat praktisi thifan yang
mampu menjatuhkan cicak. Selain itu, dari buku yang saya baca, Yang Banhou
(praktisi Taijiquan yang merupakan anak dari Yang Luchan) mampu membuat burung
yang ada di telapak tangannya tidak bisa terbang padahal sayapnya tidak
dipotong, terdapat pula praktisi xinyiliuhequan yang mampu membuat
kupu-kupu berada di bawah telapak tangannya tidak bisa keluar dari bawah
telapak tangannya. Dalam beberapa artikel saya pernah membaca ada ahli
xingyiquan yang mampu merasakan keberadaan orang yang ada di belakangnya, dan bahwa
Shang Yunxiang akan bangun dari tidurnya apabila ada orang yang memusatkan
konsentrasinya pada Shang Yunxiang yang sedang tidur. Beberapa hal tersebut merupakan salah satu
aplikasi perluasan syaraf perasa dan penggunaan mata, walaupun mereka tidak memiliki
konsep tenaga dalam DAHT namun lebih ke chi.

Berarti orang vegetarian semua Ber daht tinggi
ReplyDeleteKalau mereka berlatih dengan tekum maka iya
ReplyDeleteSaya berlatih thifan 1 tahun, kala itu saya masih berumur 13 tahun sehingga hanya boleh berlatih pemanasan dasar dan jurus po
ReplyDeleteTanpa saya sadari, saya secara tidak sengaja sebenarnya sudah berlatih pernafasan dengan sendirinya ketika berlatih thifan dari pemanasan2 dasar, sehingga saya punya kendali penuh atas seluruh bagian otot yg saya miliki tanpa perlu upaya (seperti menahan nafas atau fokus pada titik tertentu)
Kala itu saya terkenal bertubuh tembok, karena otot2 saya benar2 padat dan menyakitkan bagi yang memukul
Bahkan karena terkenal “kebal” teman teman saya punya kebiasaan mencoba memukul saya bahkan mengeroyok saya hampir 5x sehari… (setiap ba’da sholat) dan mereka ada banyak orang yg berganti2an. Saya hanya menganggapnya sebagai latihan (karena pada latihan senam dasar, biasnayari akhiri dengan conditioning, saling memukul satu sama lain dari atas tubuh hingga bawah)
Tanpa sadar setelah berlatih rutin 1 tahun pemanasan dasar thifan po khan dan senantiasa menjadi “samsak” kurang lebih 2 tahun (sampai lulus smp)
Ketika sma saya sadari memiliki firasat yang kuat seperti halnya hewan liar, saya bisa merasakan arah bahaya sepertihalnya pukulan dan tendangan dari arah titik buta, seperti cerita di atas.. dan benar benar bisa merasakan dan mengetahui arah persis ketika ada yang sedang memfokuskan pikiran ke saya
Kelebihan utamanya adalah, sepersekian detik ketika pukulan atau tendangan tiba pada permukaan kulit/ tubuh saya, maka tubuh saya reflek dengan sendirinya mengeraskan otot di area tersebut tanpa upaya tambahan dari saya, dan benar2 sangat efektif tenaga ketika pertarungan karena benar benar efisien dalam me manage tenaga.
Sejak saya terakhir kali berlatih ketika berumur 14 tahun, badan saya masih sangat keras tanpa perlu berlatih hingga 6 tahun kemudian, sayangnya pertumbuhan badan saya sedikit terganggu karena otot yang sangat padat dan keras, tapi alhamdulillah hingga dewasa saya bertinggi badan 166cm walaupun adik2 saya di atas 170 semua bahkan ada yang hampir 180
Saya benar2 ingin berlatih thifan kembali karena sudah berumur hampir 30 tahun, saya rasa kali ini saya benar2 bisa menuntaskan apa yang pernah saya pelajari dasarnya dahulu.. mohon bila ada informasi di sekitar bekasi.. bisa minta infonya ke hadezvolkovic@gmail.com
Delete