CHOY LEE FUT
CHOY LEE FUT alias Cai Li Fo merupakan
salah satu aliran Kungfu Cina yang dibentuk oleh Chan Heung. Nama dari CHOY LEE FUT
sendiri digunakan untuk menghormati seorang biksu budha bernama Choy Fook yang
mengajarkan Chan Heung beladiri Choy Gar, Li Yau San yang mengajarkannya Li
Gar, ditambah Chan Yuen Woo yang mengajarkannya Fut Gar, dan dikembangkan untuk
menghormati budha dan sistem beladiri ini yang berakar pada sistem pengajaran beladiri
kungfu shaolin.
Sistem
beladiri Kungfu CHOY
LEE FUT, dalam tekniknya, mengkombinasikan antara berbagai aliran
kungfu utara dan berbagai aliran kungfu selatan. Tangan yang kuat dan
teknik-teknik tangan yang berasal dari kungfu hewan shaolin, menandakan
teknik-teknik yang berasal dari Selatan, sedangkan ciri khas teknik berupa
teknik-teknik jarak jauh dengan gerakan gerakan spiral-melingkar, putaran poros
tubuh, dan gerakan-gerakan yang tangkas yang merupakan karakter beladiri Kungfu
Cina Utara.
Kungfu
CHOY LEE FUT,
termasuk beladiri yang tergolong eksternal, mengkombinasikan antara keras dan
lembut dan menggunakan senjata-senjata yang yang memiliki jangkauan lebar
sebagai bagian dari kurikulum pengajarannya.
CHOY LEE FUT
merupakan beladiri yang sangat efektif, terutama di dalam mempertahankan diri
dalam menghadapi lebih dari 1 orang penyerang. Beladiri ini mengandung banyak
teknik-teknik lengkap yang terdiri atas pukulan jarak jauh dan jarak dekat,
berbagai tendangan, sapuan dan bantingan, serangan terhadap titik-titik vital, kunci
persendian dan teknik-teknik grappling.
Menurut
penuturan Bruce Lee, CHOY LEE FUT adalah salah satu beladiri paling
efektif yang pernah dia lihat terutama
dalam menghadapi lebih dari 1 orang lawan. Berdasarkan keterangannya, beladiri
ini adalah beladiri kungfu yang berangkat ke Thailand menghadapi para Thai
boxer dan tidak pernah kembali tanpa memperoleh kemenangan. Hal ini
menggambarkan bagaimana efektifnya kungfu ini di dalam pertandingan.
Chan
Heung, dikenal juga dengan Din Ying atau Daht Ting dan dan nama-nama lainnya,
dilahirkan pada tanggal 23 Agustus 1806, atau 10 Juli 1806 di dalam kalender
lunar di Desa San Woi (Xin Hui), Jiangmen, Provinsi Guangdong. Paman Chan
Heung, Chan Yuenwu adalah seorang petarung dari kuil shaolin yang belajar
beladiri kepada Biksu Du Zhang. Chan Heung kemudian diajarkan oleh pamannya
Kungfu Fut Gar ketika dia berusia 7 tahun. Ketika Chang Heung berusia 15 tahun,
Chan Yuenwu mengajaknya untuk menemui Li Yau San yang merupakan senior dari
Chan Yuenwu yang berasal dari Kuil Shaolin. Li Yau San, saat di shaolin
berlatih kepada biksu Zhi Shan.
Di
bawah bimbingan Li Yau San, Chan Heung menghabiskan empat tahun mempelajari
Kungfu Li Gar. Terkesan atas kemampuan Chan Heung, Li Yau San kemudian
menyarankan kepada Chan Heung untuk belajar kepada Choy Fook, seorang biksu
shaolin yang menguasai Choy Gar, kungfu shaolin utara dan pengobatan
tradisional.
Menurut
legenda Biksu Jee Sin Sim See merupakan salah satu di antara 5 tetua legendaris
bersama dengan Ng Mui, Fung Doe Duk, Miu Hin dan Bak Mei. Mereka semua adalah
orang-orang yang berhasil melarikan diri di saat penghancuran Kuil Shaolin oleh
Dinasti Qing. Pendiri dari kungfu 5 keluarga besar yang saat itu sangat
terkenal di Selatan Cina (Choy Gar, Hung Gar, Mok Gar, Li Gar dan Lau Gar)
adalah Hung Heigun, Choy Gau Yee, Mok Da
Sii, Li Yau San dan Lau Sam Ngan, kesemuanya dikatakan sebagai murid dari Jee
Sin Sim See. Choy Fook, mempelajari Kungfu Choy Gar dari Choy Gau Yee, pendiri
Kungfu Choy Gar....
(bersambung)
0 komentar:
Post a Comment